Archive for January, 2006

Dan Andaikan…

Tuesday, January 31st, 2006

Tuhan,

Tiada sanggup dilukiskan,

pancaran rizki dari langit-Mu yang bermega

Jatuh tepat dipangkuan hamba

Kutimang, kujaga

Rinduku akan cinta

Tuhan,

Bisakah Kau tunjukkan satu lagi,

inginku akan dia

Entah apa ijin-Mu nanti kan berbentuk

Diriku tiada pernah tahu

Syukuri apapun jadinya

Tuhan,

Kau hidupkan aku,

sebahagian lewati dia

Kau senyum padaku,

dan dia turut menyambutnya

Kau pandangi aku,

sebahagian lewati matanya

Dan Kau telah buat aku

tuk bisa mencintainya

Tapi bisakah Kau dengar aku

dan lewati telinganya

Kuyakini Kau telah tahu

dan andaikan dia juga

Sista

24 April 2002

Cinta Doang Ga Cukup!!

Tuesday, January 10th, 2006

Tuhan,

Benarkah cinta itu tidak ada yang gratis

Benarkah semua cinta harus dibayar dengan komitmen

Lantas dimanakah komitmen itu berada,

Jika aku mencintai orang yang salah

Jika aku mencintai tidak disaat yang tepat

Tuhan,

Benarkah komitmen itu tidak ada yang gratis

Benarkah semua komitmen harus dibayar dengan pengorbanan

Lantas sejauh mana aku harus berkorban untuk sesuatu yang kuyakini,

Jika aku berkomitmen dengan orang yang salah

Jika aku berkomitmen tidak disaat yang tepat

Tuhan,

Benarkah tidak semua orang mampu berkomitmen

Benarkah tidak di semua waktu orang rela tuk berkorban

Lantas bilamanakah aku harus mencinta?

SISTA

11 Jan 06

How’s life look like?

Tuesday, January 3rd, 2006

Tuhan,

Apakah hidup itu seperti halnya pergi ke sekolah

Bangun pagi, sarapan, lantas berangkat

Lalu pulang sorenya sambil membawa PR

Tuhan,

Apakah hidup itu seperti halnya pergi berdagang

Membawa barang titipan, ditawarkan, di beli orang

Lalu pulang bawa duit kl memang ada untungnya

Tuhan,

Apakah hidup itu seperti membangun istana pasir di pinggir pantai

Mengumpulkan, menyusun, sampai jadi bangunan kokoh

Lalu hancur seketika ombak datang

Tuhan,

Apakah hidup itu seperti membeli barang diskonan

Berebut, beli banyak, kalap

Lalu menyesal karena tidak semua terpakai

Tuhan,

Akankah hidup yang aku lalui ini berarti

Di saat aku senang aku tertawa kegirangan

Di saat aku kesal aku memaki-maki orang

Dan di saat aku ingat mati aku menangis tiada henti

Tuhan,

Di mana seharusnya impian ini kuselipkan dalam tidurku?

Jikalau masih terbangun dari tidurku itu

SISTA

Jakarta, 4 Januari 2006